Amankah Berhubungan Seksual Saat Hamil?

Berhubungan seksual saat hamil terkadang menimbulkan kekhawatiran tersendiri pada pasangan suami istri. Umumnya mereka akan menghawatirkan kondisi janin yang sedang di kandung. Padahal selama hamil biasanya libido seorang istri akan meningkat, sehingga berhubungan seksual menjadi solusi yang tepat.

Berhubungan seksual saat hamil tidaklah mengakibatkan hal buruk pada janin maupun ibu, bahkan berhubungan seksual selama hamil memiliki banyak sekali manfaat untuk anda dan pasangan anda. Karena saat hamil ibu biasanya merasa sering mual, kurang olahraga, susah tidur karena perasaan tidak nyaman dan merasa dirinya jelek karena semakin gendut.



Dengan melakukan hubungan seksual, akan membantu ibu memiliki kualitas tidur yang sangat baik, mualnya akan semakin berkurang, ibu juga akan merasa lebih bahagia karena saat melakukan hubungan seksual tubuh akan mengeluarkan hormon estrogen dan endorfhin, saat melakukan hubungan seksual juga ibu sama seperti berolahrag dan membakar kalori sebanyak 50 kalori selama 30 menit, hubungan juga akan lebih harmonis.

Dalam melakukan hubungan seksual selama hamil, mungkin anda perlu memperhatikan posisi tergantung pada usia kehamilan anda. Saat usia kehamilan masih muda dan perut anda tidak terlalu membesar anda bisa menggunakan posisi women on top atau wanita berada diatas dan juga posisi doggy style dimana wanita menungging dan pasangan melakukan penetrasi di belakangnya.

Sedangkan untuk wanita dengan perut yang sudah membesar lebih aman menggunakan metode menyamping, duduk dan posisi missionary, hal ini agar tidak menekan perut ibu karena telah membesar, dan agar pasangan merasa nyaman satu sama lain.

Melakukan seks oral juga aman dilakukan saat hamil, namun jangan melakukan seks anal karena banyak bakteri yang beresiko masuk kedalam vagina dan menyebabkan infeksi. Saat anda melakukan hubungan seksual juga usahakan menggunakan kondom, untuk mencegah penularan bakteri tidak baik dari luar untuk masuk ke dalam vagina istri.

Walaupun berhubungan seksual umumnya aman dilakukan saat hamil, namun jangan melakukannya jika anda hamil dengan plasenta previa, yaitu plasenta berada di jalan lahir, juga jangan melakukan hubungan seksual jika ketuban pecah/merembes, jika memiliki riwayat melahirkan prematur, dan juga jika anda mengalami perdarahan yang tidak jelas.

Selain melakukan hubungan seksual anda juga dapat menggunakan kata-kata mesra, saling memberikan perhatian dan juga melakukan hal-hal romantis. Hal tersebut dapat menjaga hubungan pasangan tetap harmonis dan tetap langgeng walaupun tidak melakukan hubungan seksual.

No comments