Sebaiknya Hamil Saat Usia Berapa Ya?

Dalam merencanakan kehamilan tentu saja tergantung pada kesepakan pasangan suami istri masing-masing. Dalam mempersiapkan kehamilan yang harus dipersiapkan tentu saja persiapan lahiriah, batiniah dan juga ekonomi menjadi persiapan yang harus dimasukkan ke dalam list.

Dalam perencaan kehamilan kali ini akan saya singgung masalah ideal nya kehamilan berdasarkan usia. Karena tentu saja tidak sembarang usia bisa hamil dengan kehamilan yang sehat dan juga matang. Karena usia juga tentu mempengaruhi bagaimana psikologis pasangan terutama ibu.



1.Hamil di usia <18 tahun
Hamil di usia yang bisa di bilang cukup muda yaitu kurang dari 18 tahun sangatlah beresiko. Dimulai dari kurangnya pengetahuan ibu akan gizi yang baik untuk dirinya dan bayinya, psikiologis ibu yang terbilang belum cukup matang, serta organ-organ reproduksi yang belum begitu siap akan kehamilan.

Ibu dengan usia kurang dari 18 tahun akan beresiko juga melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah yaitu kurang dari 2500 gram, beresiko juga melahirkan dengan prematur karena mungkin gizi yang kurang terpenuhi, saat melahirkan pun tenaga mengejannya akan kurang di bandingkan dengan ibu yang lebih dewasa.

2.Hamil di usia 18-25 tahun
Kehamilan di usia antara 18 sampai 25 tahun adalah kehamilan yang baik, dan kemungkinan cepat terjadinya kehamilan sangatlah besar yaitu sekitar 95%. Pada usia ini tentu saja pasangan terutama ibu psikisnya sudah cukup matang, organ reproduksinya juga sudah siap menampung bayi.

Karena cukup matangnya organ reproduksi dan kemampuan mengandung cukup baik di usia ini mengakibatkan kemungkinan terjadinya keguguran juga sangat kecil. Ditambah daya tahan tubuh ibu yang cukup tinggi, dan belum adanya penyakit degeneratif seperti darah tinggi, kencing manis, dan lain-lain.

Perempuan yang melahirkan pada usia ini juga memiliki kemampuan pemulihan persalinan yang lebih cepat dibandingkan dengan usia kurang dari 18 tahun dan dibandingkan dengan usia yang lebih tua. Dalam pengetahuan juga tentu lebih banyak dan lebih mengerti akan gizi yang baik bagi ibu dan janin.

Namun kehamilan di usia ini pun memiliki kelemahan. Yaitu terkadang banyak wanita yang memiliki tekanan karena usianya yang masih terbilang cukup muda. Sehingga saat hamil ibu sering merasa pusing dan mual serta muntah yang berlebihan.

3.Hamil di usia 26-35 tahun

Kehamilan pada usia di antara 26 sampai 35 tahunlah yang ideal. Karena pada usia ini perempuan terbilang sudah sangat siap, emosinya pun sudah sangat matang dan tentu lebih mapan. Tingkat terjadinya kehamilan di usia ini adalah sekitar 86%. Dan kemungkinan terjadinya keguguran relatif rendah.

Pasangan suami istri ini juga pastilah sudah siap lahiriah dan batiniah nya. Mereka yang mungkin juga sudah lebih sering terpapar akan informasi tentang kehamilan dan juga persiapan menjadi orang tua. Namun pada usia ini pasangan perlu pengawasan lebih terhadap kehamilannya karena ibu akan lebih rentan terserang penyakit degeneratif.

4.Hamil di usia 36-40 tahun
Kehamilan di usia 36 tahun sampai 40 tahun memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan usia yang lebih muda, apalagi jika usia ibu sudah lebih dari 40 tahun, sebaiknya keinginan untuk memiliki anak lagi lebih di pertimbangkan.

Pada usia ini tentu organ-organ reproduksi sudah mengalami penurunan pada tingkat kesuburannya. Perempuan di usia ini juga akan lebih mudah merasa lelah sehingga mengakibatkan kemungkinan keguguran juga sangatlah tinggi. Dan saat melahirkan biasanya memerlukan alat hingga kemungkinan juga terjadi persalinan dengan operasi caesar.

Hamil pada usia ini memanglah sangat di nikmati dan juga persiapan serta kematangannya tidak perlu di pertanyakan lagi, ibu menjadi jarang lelah, mual pusing serta muntah juga jarang terjadi, namun karena mengingat resiko yang sangat tinggi sehingga jika ingin hamil janganlah menunda hingga usia mencapai pada tahap ini.

No comments