Gangguan kesuburan pada wanita

Seperti halnya pria, ketidaksuburan seorang wanita juga dapat menjadi alasan sebuah pasangan tidak memiliki keturunan. Faktor-faktornya juga sangat beragam mulai dari dalam tubuh wanita itu sendiri maupun dari lingkungannya.

Akan lebih baik jika pria dan wanita memeriksakan diri masing-masing secara rutin sebelum menikah. Hal ini sangat membantu dalam menghindari perselisihan ketika sudah menikah nanti. Karena banyak sekali keluarga yang tidak berhasil dan berujung pada perceraian dikarenakan tidak memiliki keturunan.



Selanjutnya, langsung saja kita bahas faktor-faktor yang mengganggu kesuburan pada wanita antara lain:
1.Siklus Haid Terlambat
Ketidakseimbangan hormon akan mengganggu siklus haid seseorang, bahkan sampai menyebabkan gangguan fungsi indung telur (ovarium) atau bisa dikatakan tidak adanya sel telur yang dihasilkan indung telur (ovarium).

Sedangkan siklus haid yang panjang dan datang tidak teratur bisa disebabkan oleh banyak hal, antara lain kista ovarium, stres, pola hidup tidak sehat dan dari faktor makanan. Jika faktor penyebabnya adalah kista ovarium, sebaiknya anda segera memeriksakan diri anda ke dokter kandungan.

2.Berat Badan Tidak Seimbang
Berat badan yang tidak seimbang dapat mempengaruhi kesuburan pada wanita, karena tubuh memerlukan 17% dari lemak tubuh diawal masa siklus haid. Lemak tubuh mengandung enzim aromatase yang dibuthkan untuk memproduksi hormon estrogen.

Ketidakseimbangan berat badan juga dapat mempengaruhi kehamilan. Karena wanita yang mengalami kelebihan berat badan beresiko mengalami tekanan darah tinggi dan diabetes semasa hamil. Sedangkan wanita yang berat badannya dibawah standar bisa melahirkan bayi yang juga berat badannya akan kurang atau juga akan lahir prematur.

3.Pengaruh Asap Rokok
Pengaruh rokok memberikan dampak yang sama buruknya baik terhadap perokok aktif maupun pada perokok pasif. Merokok pada wanita dapat menurunkan produksi sel telur, menghambat perkembangan embrio, menghalangi implantasi, meningkatkan terjadinya keguguran, dan resiko kelahiran prematur.

Nikotin yang terkandung dalam rokok juga menyebabkan terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah, bayi cacat, atau bahkan meninggal setelah dilahirkan. Sehingga merokok untuk wanita ataupun pasangannya sangat tidak dianjurkan terutama saat sedang hamil.

4.Efek Samping Obat
Semua obat yang selama ini kita konsumsi pastinya memiliki efek samping, diantaranya adalah mengganggu kesuburan, kehamilan, kesehatan rahim, maupun kesehatan janin. Oleh karena itu, bagi pasangan yang menginginkan kehamilan sebaiknya berkonsultasi pada tenaga medis ahli dalam bidang tersebut.

Jika memuungkinkan kurangi atau bahkan gantilah jenis obat yang anda konsumsi dengan yang lebih aman. Istilah lebih baik mencegah daripada mengobati juga patut duterapkan dalam menjaga kesuburan kita masing-masig.

No comments