Mengapa Pasangan Menunda Kehamilan?

Sepasang suami istri tentu saja ingin memiliki anak setelah mereka menikah. Namun tidak sedikit pasangan yang menunda untuk memiliki anak pada tahun-tahun pertama pernikahannya. Alasannya juga sangat beragam. Ada yang karena faktor ekonomi, kesehatan yang belum stabil, pekerjaan atau karir, atau juga karena ingin memiliki masa-masa berdua saja dengan pasangannya.

Menunda kehamilan ini adalah pilihan dari pasangan suami istri sendiri, sehingga pasangan tersebut harus memikirkannya secara matang. Menunda kehamilan untuk saat ini bisa dengan menggunakan metode KB.




Memilih metode KB ini tidak selalu menggunakan alat, banyak masyarakat yang salah mengartikan KB dalam arti sebenarnya. Jadi KB adalah singkatan dari keluarga berencana dan macam nya ada banyak sekali, mulai dari yan hanya mengandalkan usaha dari pasangan suami istri saja sampai menggunakan alat yang sangat mahal.

Jika pasangan ingin menunda kehamilan dan tidak ingin menggunakan alat atau meminum obat apapun, bisa menggunakan metode KB sederhana yaitu senggama teputus, menghitung suhu basal, mengamati lendir serviks, dan metode kalender. Tentu saja metode-metode tersebut membutuhkan kerjasama dari pasangan. Dan juga membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk mengamati dan perlu kehati-hatian dalam menjalani metode seperti yang saya sebutkan diatas tadi.

Beda halnya dengan memilih metode KB menggunakan alat atau meminum obat. Untuk meminum obat memang butuh ketelatenan dan kedisiplinan istri, namun untuk alat lainnya tidak perlu, contohnya adalah pemasangan IUD, implan/susuk, dan juga suntik. Menggunakan alat sangatlah efektif dalam menunda kehamilan, namun pasangan tetap harus mengkonsultasikan hubungan mereka dan metode apa yang dipilih untuk menunda kehamilan.

Mengapa demikian? Karena masing-masing metode KB memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semua metode KB ini juga memiliki kontraindikasi, karena tidak semua pasangan dapat memilih metode KB sesuai yang mereka inginkan, ada metode yang baik namun ada juga metode yang lebih baik lagi. sehingga akan berakibat buruk jika pasangan tidak berkonsultasi terlebih dahulu kepada yang ahlinya.

Untuk pasangan yang tidak memiliki alasan kesehatan setelah pernikahan lebih baik langsung memiliki anak saja, karena anak tentu saja adalah anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa yang akan melengkapi dan mewarnai sebuah rumah tangga yang harmonis dan bahagia.

No comments